Makalah PERTENTANGAN SOSIAL
Kata Pengantar
Dengan
menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami
panjatkan puji syukur atas
kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, dan hidayahnya, kepada kami, sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah ilmu sosial dasar tentang “Pertentangan Sosial”.
Terlepas
dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari
segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan
terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat
memperbaiki makalah ilmiah ini.
Akhir kata
kami berharap semoga makalah tentang “Pertentangan Sosial” ini dapat memberikan manfaat
maupun inpirasi terhadap pembaca.
Depok, 10 Desember
2018
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
Dengan semakin berkembangnya zaman,
pola pikir seorang individupun ikut berkembang sehingga menciptakan berbagai
pendapat baru dalam suatu masalah yang dibincangkan yang dapat menyebabkan
pertentangan sosial.
Apakah penyebab pertentangan sosial ?
Bagaimana cara mengatasinya?
Mengnali masalh sosial yang ada
dimasayarakat
Menyelesaikan tugas ilmu sosial dasar
BAB II PEMBAHASAN
Pertentangan sosial adalah suatu konflik yang biasanya terjadi karena adanya selisih pendapat,
salah paham, dan hal ini dapat memicu dan menyebabkan kekacauan hingga dapat
merugikan lingkungan disekitar.
contoh pertentangan sosial dalam
masyarakat itu seperti berdebat didalam kelas hingga ricuh dan tidak kondusif,
hingga yang ekstrim seperti tawuran yang dapat mengorbankan nyawa.
Adapun Faktor-faktor yang
mempengaruhi terjadinya pertentangan sosial, antara lain:
a. Rasa iri antara
individu,negara, dan masyarakat
b. Adanya rasa tidak puas
masyarakat terhadap kepemerintahan
c. Banyak adu domba antara
politik,agama,suku serta budaya.
Adapun cara-cara pemecahan masalah pertentangan sosial tersebut
adalah :
1.
Elimination; yaitu pengunduran diri salah satu pihak yang
telibat dalam konflik yang diungkapkan dengan : kami mengalah, kami keluar,
kami membentuk kelompok kami sendiri.
2.
Subjugation atau domination, artinya orang atau pihak yang
mempunyai kekuatan terbesar dapat memaksa orang atau pihak lain untuk
mentaatinya.
3.
Majority Rule artinya suara terbanyak yang ditentukan dengan
voting akan menentukan keputusan, tanpa mempertimbangkan argumentasi.
4.
Minority Consent; artinya kelompok mayoritas yang
memenangkan, namun kelompok minoritas tidak merasa dikalahkan dan menerima
keputusan serta sepakan untuk melakukan kegiatan bersama.
5.
Compromise; artinya kedua atau semua sub kelompok yang
telibat dalam konflik berusaha mencari dan mendapatkan jalan tengah.
6.
Integration; artinya pendapat-pendapat yang bertentangan
didiskusikan, dipertimbangkan dan ditelaah kembali sampai kelompok mencapai
suatu keputusan yang memuaskan bagi semua pihak.
Agar pertentangan dapat diselesaikan
dengan baik dibutuhkan
yang namanya masyarakat yg berintegritas
Lalu apa itu integritas masyarakat?
Integrasi berasal dari bahasa inggris “integration” yang berarti
kesempurnaan atau keseluruhan. integrasi sosial dimaknai sebagai proses
penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan
masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki
keserasian fungsi.
Definisi lain mengenai integrasi adalah
suatu keadaan di mana kelompok-kelompok etnik beradaptasi dan bersikap
komformitas terhadap kebudayaan mayoritas masyarakat, namun masih tetap
mempertahankan kebudayaan mereka masing-masing.
BAB III PENUTUP
Dengan
adanya integritas maka masyarakat akan berusaha untuk menerima perbedaan ,dan
berfikir mana yang lebih baik untuk semua pihak.
Kita
sebagai mahasiswa atau mahasiswi haruslah memiliki integritas yang tinggi, dan
berfikir dari segala sudut, dan aspek
DAFTAR PUSTAKA
ujungnasi.blogspot.com
gabusbagus.wordpress.com
makalahpertentangansosial-isd.blogspot.com
MAKALAH
ILMU SOSIAL
DASAR
“PERTENTANGAN SOSIAL “

Disusun oleh :
QORDHOWI HANIF (55418695)
NAUFALDI FADLULLAH (55418257)
HATTA FARHAN HASYIM (53418091)
KELAS 1IA03
TEKNOLOGI INDUSTRI
TEKNIK INFORMATIKA
MATKUL: ILMU SOSIAL DASAR
DOSEN: TRIKANTI, SIKOM

Komentar
Posting Komentar